Pernah banget ngalamin gaji di bawah 3 juta dengan kondisi punya cicilan, baru punya anak new born, dan keadaan ekonomi keluarga lagi serett. Sekedar sharing ya bunda, mamak pernah bahkan sering banget minus. Apalagi saat itu kondisi ekonomi lagi gak sehat.

Pertanyaan setiap orang pasti, apakah cukup uang 3 juta hari gini untuk sekeluarga dengan 3 anggota keluarga? Jawabannya mungkin di cukup-cukupkan. Apalagi ditambah punya cicilan. Itulah mengapa mamak selalu menyarankan bunda-bunda untuk tidak berhutang atau mencicil barang-barang. Kalau cicilnya ke diri sendiri dengan cara ditabung, ya itu sih tidak masalah. Tapi kalo cicilnya ke bank, waahh … Kalo bisa jangan ya bunda.

Mamak juga menyarankan agar bunda-bunda tidak meminjamkan nama atau harta bunda untuk piutang orang lain. Karena dari pengalaman mamak, orang yang berhutang tidak memenuhi tanggung jawabnya sehingga malah menambah masalah untuk kita. Sudah uang sedikit punya beban pulak. Eeh motor tiba-tiba ditarik gara-gara ybs yang pinjem bpkb engga mampu bayar.. duh beraatt, jangan sape ya bunda.

Makanya, daripada uang dipakai untuk beli barang yang tidak perlu, lebih baik digunakan untuk melunasi hutang terlebih dahulu. Agar semakin cepat terbebas dari hutang, semakin cepat pula kita mampu mengatur gaji kita dengan baik bunda. Kan ribet ya sebenernya kalo punya utang.

Mamak sharing ini bukannya mamak mahir banget ngelola uang ya. Pada saat itu mamak juga sama, ketar ketir  Dan masih ada minus-minusnya juga untuk biaya sehari-hari. Tapi alhamdulillah bisa tertutupi. Sekarang fokus mamak adalah dana darurat. Karena dana darurat itu penting agar menghindarkan kita dari berhutang saat keadaan genting.

Ngomong-ngomong masalah ngutang ya, bund. Ngungkapin minjem utangnya aja udah ngilangin rasa malu. Butuh effort yang keras buat ngomong, “Boleh engga aku pinjem uang kamu?”

Mending kalo dikasih, mending kalo ybs nolak ngutangin dengan santun. Kadang-kadang makan ati juga. Tapi apalah daya, kan emang yang namanya yang minjem yang butuh ya. Mesti nerima. Salah sendiri uangnya kurang. Makanya mak, yuk sadar financial, sadar akan dana darurat. Agar kita engga perlu ngutang-ngutang ke teman atau saudara. Minta ngutangnya malu, ditagih pun malu kan.

Dan untuk bunda-bunda yang berlebih, misalnya ada teman atau saudara yang minjem uang, kalau misalnya kita engga percaya atau engga mau ngutangin, tolong jawab dengan baik tanpa menyakiti perasaanya. Kasian. Kalau engga minjemin, seenggak nya jangan nyakitin.

 Oke back to cara mamak mengatur uang 3juta. Total gaji Rp 2.850.000

1. Kewajiban

– bayar cicilan motor : 750.000

2. Kebutuhan

– makan 1.000.000

– anak 500.000 (untuk membeli susu dan pampers)

– bensin 300.000

– orang tua 200.000

– sisa 100.000 untuk dana dll

Dan itu dicukup-cukupkan yaa.

Kalau memang tidak cukup, itu pertanda kita harus mencari pemasukan lain. Mungkin bunda bisa melakukan inisiatif dengan berdagang, menjadi dropshipper, atau bekerja.

Apa yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga di rumah untuk bisa berpenghasilan?

Banyak bund! Banyak banget hal yang bisa dijadikan pemasukan selain berdagang tentunya. Misalnya menulis. Ada banyak tulisan yang bisa kita jual misalnya artikel SEO, menjadia admin media sosial. Menjadi content creator. Menjual foto di shutter stock dan getty images.

Karen sekarang jaman digitalisasi, makanya cari uang semakin gampang. Asalkan kita ngerti caranya, tau ilmunya, dan tentunya konsisten serta sabar.

Banyak kok sekarang ibu rumah tangga yang merangkap jadi youtuber dan content creator. Kerja dari rumah, sambil bebenah dan ngurus anak udah bisa cuan lewat youtube..

Yang terpenting adalah konsisten dan juga sabar. Banyak cari ilmu dan jangan lupa berdoa. Karena hal ini sangat penting. Ada pepatah mengatakan, pendapatan atau uang itu sebanding dengan ilmunya. Makanya jangan ragu untuk banyak belajar banyak hal.

Terima kasih sudah mampir, semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *