Kalau ditanya seberapa penting budgeting bagi mamak saat ini? Jawabannya sudah pasti penting banget. Kenapa? Karena pengeluaran jadi lebih terkendali. Kita tahu ke mana uang akan keluar dan uang sisa sudah jelas akan masuk ke mana atau akan digunakan untuk apa saja karena sudah punya target yang ingin dicapai.
Budgeting sendiri adalah sebuah proses untuk merencanakan pengeluaran rumah tangga rutin. Entah itu berupa kebutuhan dan juga kewajiban. Entah itu untuk mem-planning budget untuk sekedar jalan-jalan atau beli perkakas baru. Semuanya mesti on planning. Kenapa? Karena kalau tidak begitu bisa ambyar bunda.
Fungsi budgeting apakah untuk penghematan?
Dulu sempat engga pernah bikin budget bulanan secara rinci. Cuma sekadarnya saja, pengeluaran untuk A, B, C , D. sisanya, boro-boro ditulis per hari, pengeluaran berapa pun tidak jelas. Hasilnya, di tengah bulan sudah kelimpungan kehabisan uang.
Fungsi budgeting di sini bukan hanya membuat segala sesuatunya on planning. Tapi juga tertarget. Semuanya sesuai rencana dan target. Misalnya, kita budgetin uang makan sebulan sekitar 1.500.000. uang itu mau kita pakai bagaimana?
Kalau tidak punya rencana, biasanya pas awal bulan akan merasa kaya dan tanpa sadar membeli ini itu. Kemudian baru sadar ketika uang sudah tinggal sedikit lagi. Itu pun lupa, uang kemarin dipakai apa saja? Kok sudah habis lagi aja?
Nah, untuk menghindari hal tersebut, baiknya kita melakukan pembagian, pemisahan, dan pencatatan. Hal ini bisa membuat kita tahu ke mana saja uang kita keluar, dan kita juga akhirnya punya rem ketika mengetahui berapa budget seminggu dan atau bahkan perharinya.
Bagaimana caranya agar dana bulanan tidak over budget?
Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, bahwa untuk menghindari tidak jelasnya pengeluaran. Baiknya kita melakukan 3 hal yaitu pembagian, pemisahan dan pencatatan. Atau bisa lebih jelas adalah pembagian alokasi dana, pemisahan uang, dan pencatatan pengeluaran.
- Pembagian alokasi
Yang dimaksud dengan pembagian alokasi adalah misalnya memuat daftar kewajiban dan kebutuhan. Misalnya kewajiban bayar hutang, bayar asuransi, bayar tabungan berjangka. Sedangkan kebutuhan misalnya biaya makan sebulan, belanja bulanan, jajan, dan sebagainya.
Untuk biaya makan per bulan, kita harus membaginya lagi ke dalam mingguan. Misalnya 1 bulan budget makan kita 1.500.000. kemudian kita bagi kembali biaya tersebut ke dalam biaya belanja mingguan atau harian, dana jajan, dsb. Kalau mamak sendiri membaginya ke dalam 2 hal budget belanja mingguan dan biaya jajan atau dana dan lain-lain. Kalau dihitung-hitung berarti biaya belanja makanan 750.000 per bulan. Berarti per minggunya 150.000. dan uang dana dll / jajan 150.000 kalau dihitung per 5 minggu berarti 150.000/ minggu. kenapa aku budgetin 5 minggu. akrena ada di beberapa tanggalan yang jumlah minggunya sampai 5.
- Pemisahan uang
Setelah mencatat alokasi keuangan, maka selanjutnya adalah memisahkan uangnya (secara fisik) ke dalam beberapa tempat. Kalau mamak sendiri membeli dompet organizer yang isinya ada 30 lebih wadah uang. Mungkin, bisa dilihat gambarnya sebagai berikut di bawah :
Kemudian memberi nama di setiap wadahnya. Misalnya untuk belanaj mingguan minggu 1. atau uang pegangan minggu 2.
- Mencatatat pengeluaran
Dengan mencatat pengeluaran kita akan tahu ke mana uang kita habis. Dengan mencatatat pengeluaran, akan menstimulasi kontrol diri dan lebih kreatif. Misalnya dengan membuat list belanjaaan seminggu dan menu makan untuk 1 minggu.
Saran dari mamak, buatlah list belanja mingguan sebelum berangkat belanja. Dan buat pula masakan apa yang akan dibuat. Ini akan memudahkan kita dalam memasak dan belanja kebutuhan.
Apa itu financial planning?
Financial planning bisa disebut juga perencanaan keuangan. Bsianya berisi target-target tahuan dan atau rencana pembelian barang dan atau rencana aloaksi dana yang ingin dicapai. Misalnya, ingin punya dana pendidikan anak sebesar 500 juta. Atau ingin punya dana darurat sebesar 48 juta. Dan atau ingin membeli aset atau ingin punya aset berupa propoerti atau emas dsb.
Misalnya kita ada rencana untuk beli rumah 2 tahun ke depan, atau membeli kendaraan, maka harus direncanakan dengan baik keuangannya. Berapa yang di save per bulannya agar mencapai target yang diinginkan.
Untuk peralatan budgeting sendiri biasanya mamak menggunakan buku dan juga menulisnya di MS Excel. Cuma, buat mamak-mamak yang engga mau ribet, bisa kok nulisnya di Hp saja. Sekarang ini ada aplikasi yang berguna untuk mencatat pengeluaran dan melakukan budgeting.
Aplikasi yang bisa membantu kita dalam membuat perencanaan keuangan rumah tangga adalah sebagai berikut :
- Finansialku.
- Catatan keuangan harian
- Catatan keuangan
Untuk target-target dalam jangka waktu dekat dan panjang, bisa menggunakan APK ini untuk nge-listnya:
- Tasks
Jadi ketika target sudah dtercapai bisa di ceklis. Apk ini juga bagus untuk list belanja dan list kegiatan harian.
Demikian artikel mengenai betapa pentinnya budgeting dan financial planning bagi ibu rumah tangga. Semoga artikel ini bisa memberi pencerahaan. Semangat nge-budget ya bunda. Jangan menyerah misalnya gagal sekali dua kali. Engga apa-apa wajar. Lama-lama juga jadi bisa on target on planning. Semangattt!!!