Mental health untuk ibu yang sedang merasa tertekan

Dalam rumah tangga masalah memang kerap datang. Kalo bukan dari internal keluarga inti seperti suami atau anak dan diri sendiri, datangnya pasti dari luar. Entah itu kerabat, mungkin masalah keuangan, atau mungkin masalah lainnya. Dari kulai maslaah ringan sampai masalah berat.


Hal-hal yang membuat pusing itu pasti membuat pikiran kita merasa stress dan emosi kita menjadi labil.
Oleh karena itu sebagai wanita yang memegang peran sangat penting dalam keluarga yaitu sebagai ibu, pendidik, managerial, dan sebagai istri, kesehatan mental sangatlah penting. Jangan sampai kita merasa tress, sehingga kesehatan jadi terganggu, dan kehidupan menjadi tidak terkontrol.


Bagaimana cara agar tetap sehat secara mental di tengah masalah yang melanda?


Menjadi ibu rumah tangga yang tetap waras adalah kunci dari kebahagiaan rumah tangga, dan kebahagiaan seluruh anggota di rumah. Kebayang kan kalo seorang ibu lagi ngambek, lagi marah, keadaan rumah menjadi tidak nyaman.


Karena seorang ibu adalah jantungnya rumah. Maka, yuk intip cara agar tetap waras di tengah konflik :


1. Meyakini bahwa semuanya ada solusinya dan semuanya akan baik-baik saja.
2. Mengutarakan perasaan kita ke pasangan dengan baik. Dan menjalin komunikasi dengan pasangan. Pahami bahasa cinta kita dan bahasa cinta pasangan kemudian pahami apa yang kita butuhkan dan utarakan dengan baik-baik kepada pasangan.


3. Sesekali pergilah sendiri untuk beberapa jam. Misalnya belanja sendiri ke pasar dan menikmati belanja tanpa gangguan dari anak. Beri ruang untun diri sendiri dan beri ruang untuk berpikir.


4. Sesekali berilah reward terhadap diri sendiri dengan membeli barang yang diinginkan. Ingat ya bunda sesekali saja sesuai budget yang ada.


5. Sisihkan dana untuk diri sendiri. Untuk memenuhi keinginan pribadi. Besarannya misalnya 5% dari penghasilan. mungkin untuk membeli baju, kosmetik, dan makanan yang ingin dicoba.


6. Jangan terlalu memikirkan apa yang orang lain katakan. Jika memang ada saran, maka lakukan. Jangan terlalu dipikirkan hal-hal yang sudah terjadi dan jangan pikirkan ucapan-ucapan orang yang tidak kamu sukai jika tidak ada pengaruhnya terhadap fisik dan kehidupan. Anggap saja angin lalu.


7. Jangan terlalu memikirkan hal-hal yang belum atau tidak terjadi. Fokuslah pada hari ini dan saat ini. Jangan terlalu jauh berpikir untuk hal-hal buruk yang tidak terjadi.


8. Jangan terlalu berekspektasi tinggi terhadap pasangan. Jalani saja apa adanya dan sama-sama bertumbuh.


9. Tolaklah sebuah ajakan yang memang tidak bisa kamu tepati atau penuhi. Jangan engga enakan.


10. Jangan baperan.

11. Jangan terlalu banyak membaca atau melihat hal-hal yang bikin kepikiran. Misalnya berita kriminal, status orang lain di media sosial. Perbanyak berteman dengan akun yang memberi manfaat ilmu pengetahuan.

12. Bangun lebih pagi

13. Shalat tahajud untuk yang beragama islam

14. Tidak terlalu mengkhawatirkan banyak hal dengan berserah diri kepada Allah.

15. Makan makanan yang disuka dan atau diinginkan

16. Lakukan kegiatan yang menyehatkan seperti olahraga

17. Jika sedang marah kepada anak tarik nafas dahulu jangan banyak bicara pikirkan hal-hal baik kemudian barulah ajak anak bicara dengan baik. Apabila anak masih kecil dan belum bisa apa-apa maka ingatlah, anak kita itu tidak berdaya tanpa kita dan dia belum mengerti apapun. Segala sesuatunya membutuhkan bantuan kita. Jangan marah…jangan marah…. Tarik nafas.

18. Kita tidak harus selalu menyetujui apa yang orang lain katakan tentang diri kita. Dan kita tidak harus mengiyakan omongan negatif dari orang lain. Tetaplah menjadi diri sendiri dan tidak harus memakan bulat-bulat omongan negatif orang lain tentang kita. Jika itu tak benar, abaikan saja. diri kita itu berharga. Cobalah untuk lebih berani dalam mengekspresikan perasaan.

Demikian sedikit tips mental health untuk ibu rumah tangga agar tetap waras ala mamak. Semoga bermanfaat ya bunda. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *