Keinginan setiap orang itu banyak, banyak sekali. Namun kita sebagai manusia harus tahu diri. Kenapa? Sesuaikanlah gaya dengan dompetmu. Mungkin itulah istilah yang tepat untuk orang-orang yang hedonis tapi ‘maksa’. Maksa di sini artinya adalah maksain keinginan dengan keadaan yang belum mampu atau memadai.
Berkeinginan memang wajar, Namanya mahluk hidup pasti punya keinginan. Tapi karena kita diberi akal dan pikiran, baiknya kita pikirkan dulu sebelum maksa untuk memiliki sesuatu, kita pikirkan dulu apakah kita sangat sangat sangat membutuhkan barang itu saat ini? Atau kah tidak? Sayangnya, Sebagian besar orang tidak tahu prioritas kebutuhan mereka dan lebih banyak memuaskan Hasrat dan nafsu mereka untuk berbelanja barang yang tidak dibutuhkan.
Dan berikut ini adalah hal atau kebuasaan ‘maksa’ yang mesti dihindari oleh kita sebagai ibu rumah tangga :
- Tiap weekend nongkrong
Posting di IG lagi nongkrong di starbucks coffe atau makan di restoran. Tapi hutang lupa bayar. Bayarnya pake minimum cc.
- Fashion pengen selalu branded
Apa itu tas harga 50 ribu? No! selalu branded, minimalnya tas shopie paris yang harganya 300 ribu ke atas. Kerudung merk butik ternama dan make up selalu on pakai merk yang mahalan. Tapi, di dalam dompet yang mahal itu terdapat isi yang kosong melongpong dan atm yang limit. Untuk apa ferguso?! lebih baik dompet 20 rebu tapi isinya atm gendut sama duit cash yang cukup.
- Maksain healing padahal ngambil jatah makan sehari-hari.
Gaji pas Cuma buat makan sama kontrakan doang, tapi sok sok an hehaling di tempat yang bayarnya mahal.
- Posting flexing tapi hutang belum bayar.
- Gonta ganti hp baru biar dibilang trendi dan kekinian tapi dapat nyicil 24 bulan.
Yuk, mulai untuk hidup sesuai kondisi keuangan! Jangan maksain kalau memang belum ada uangnya. Lebih baik terlihat sederhana tapi aslinya kaya raya. Dari pada keliatan kaya raya tapi aslinya bohong belaka.
Bergaya boleh saja, asal memang ada uangnya. Tabungan dana darurat udah terkumpul dan memiliki dana yang memang ditujukan untuk dana entertaining tanpa motong budget living.
Sumber :ig @bisnismillenial