Pengaruh ayah bagi mental anak sangatlah besar , ayah berperan penting pada keberanian dan kepercayaan diri anak. Sering kita lihat bagaiman cara ayah mengasuh anaknya, lebih bebas, tak masalah jika kotor, ayah adalah sosok yang memberikan kebebasan sekaligus kedisiplinan, ayah juga bisa menjadi role model bagi anak terutama anak laki-laki.
Ayah juga memberikan pengaruh berupa pandangan yang lebih luas kepada anak sehingga anak bsia berpikir lebih luas dan berani. Contoh kasus adalah ketika anak belajar naik sepeda, seorang ayah akan dengan tenang menghadapi anak yang jatuh dari sepeda. Berbeda dengan ibu yang mungkin akan mengajak pulang setelah jatuh. Ayah biasanya akan menyuruh anak bangun dan meminta mencoba sekali lagi. Itulah keberanian dan kekuatan yang diajarkan oleh seorang ayah. Sosok ayah yang baik dan bijaksana bisa bunda tonton pada film keluarga cemara. Film ini merupakan film yang sangat bagus dan banyak ilmu yang bisa dipetik dari jalan ceritanya.
Bagi seorang anak laki-laki penting bagi seorang ayah untuk mengajarkan beberapa hal berikut :
- Jangan batasi anak untuk mengekspresikan perasaannya terutama sedih dan kecewa bagi anak laki-laki. Biarkan dia jujur pada perasaannya.
- Jangan memberi label penakut atau lemah pada anak. Hal itu bisa membuat anak menjadi pengecut.
- Physical touch. Jangan karena dia sudah dewasa kita jarang lagi menyentuhnya, berikan dia pelukan hangat. Atau jika mereka tidak mau mungkin solusinya bisa dengan melakukan tos atau salaman, atau bisa juga dengan mengelus rambut/kepala anak.
- Ajarkan kemampuan dasar pekerjaan rumah tangga misalnya menyapu, cuci piring bekas makannya sendiri, mencuci bajunya sendiri. Dan tentu saja, disesuaikan dengan kemampuan dan usianya ya.
- Ajarkanlah mana sentuhan yang baik dan sentuhan yang buruk. Sentuhan yang buruk bisa berupa pelecehan. Ajarkan pada anak sentuhan mana saja yang boleh dan sentuhan mana yang tak boleh dilakukan. Dan berikan informasi kepada anak, siapa saja yang boleh menyentuh mereka. Hal ini dimaksudkan agar anak bisa melindungi diri mereka sendiri.
- Jangan biarkan dia menganggap perilaku buruk adalah hal yang wajar. Kadang kita tidak sengaja tertawa akan kesalahan atau hal buruk yang dilakukan si kecil karena dianggap lucu dan menggemaskan. Namun hal itu kurang baik jika dilakukan terus menerus karena nanti anak merasa bangga dan merasa hal buruk yang dilakukannya itu adalah hal yang baik.
Demikian artikel mengenai pentingnya peran ayah bagi perkembangan anak, semoga bermanfaat. Sumber referensi : IG talkparenting