Terjadi lagi kan, berita megenai seorang ayah yang membunuh anaknya an melukai istrinya sampai sekarat d rumah sakit. Pelaku kekerasan adalah sang suami dan korbannya adalah anak istrinya sendiri.

Perilku kasar da emosonal itu tidak bia mudah brubah. Apalagi kalau itu sudah sering terjadi, yang paling dikhawatirkan dari perilaku tempramental seorang laki-laki adalah bukan hanya melukai istri tapi juga melukai anak. Seperti yang terjadi di Depok. Seorang ayah tega membunuh anaknya sendiri. Kemudian dia juga tega menyiksa istrinya sampai darurat dan masuk rumah sakit.

Banyak kondisi yang membuat para wanita bertahan dengan rumah tangga yang tak nyaman dan aman. Salah satunya adalah sang sitri sudah tak punya orang tua dan tidak punya penghasilan sehingga pasrah dengan keadaan karena jika berpisah takut tidak bisa menafkahi anak.

Perilaku tempramental biasanya ditujukan dari mulai pacaran, hanya saja gejalanya belum terlalu besar dan masih bisa ditahan.baiknya, jika sudah terlihat gelagat yang tidak baik, segera tinggalkan apaplagi jika masih pacaran.

Kalau sudah menjadi suami, tinggal tanyakan sama diri sendiri apakah masih kuat bertahan, apakah tidak membahayakn jiwa anak? Apakah ada atau tidak kemungkinan melukai anak?

Jika memang sudah benar-benar tak tahan, pilihlah jalur baik-baik untuk berpisah. Jangan mengajak pisah ketika sedang panas, usahakan mengutarakan pada saudara atau anggota keluarga besar mengenai keinginan bercerai dan mintalah perlindungan. Agar ketika mengutarakan pada suami ada saudara yang turut serta menemani jika kamu takut. Kalau tidak ada saudara atau keluarga dekat, bisa menghubungi aparat  desa setempat.

Jadilah wanita mandiri

Barangkali memang banyak wanita yang bertahan dalam ketidak nyamanan rumah tangga karena tak punya pilihan karena sudah punya anak dan tidak bekerja, ada baiknya mulai dari sekarang mencoba untuk menghasilkan uang.

Banyak ib rumah tangga yang mandiri bekerja dari rumah. Mulai dari menawarkan jasa cuci loundry, jasa nulis artikel, jadi reseller dan dropshiper, dan juga jadi seorang creator content.

Wanita mandiri bukanlah wanita yang bisa segala sesuatunya sendiri, tidak. Tapi minimalnya bisa mnadiri secara finansial. Walau di rumah, cobalah untuk bisa berkarya dan menghasilkan cuan. Di jaman yang serba mudah ini, banyak cara menghasilkan uang. Bahkan tanpa modal.

Misalnya jadi penulis di sebuah aplikasi baca seperti web novel, fizzo, dan lainnya. Membuat kerjainan tangan untuk dijual secara online, jadi dropshiper, jadi reseller, penulis blog, dan membuat konten youtube.

Banyak para ibu rumah tangga yang dengan serius menekuni bidang konten sosial media sampai akhirnya bisa menghasilkan cuan. Banyak juga content creator yang juga basicnya seorang ibu rumah tangga membuat vlog keseharian mereka, berbagai tips rumah tangga, dan menu makan, sampai banyak viewersnya dan menghasilkan uang.

Kuncinya, jangan malas, konsisten berkarya, dan fokus.

Yuk, ibu-ibu kita jangan lupa untuk berkarya dan mencari cuan yang halal dengan cara kita masing-masing. Lumayanl, Untuk menambah pemasukan keluarga dan nambah nominal tabungan juga hehe. Semoga artikel ini bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *