Pernikahan adalah hal penting yang harus direncanakan sebelumnya, jangan sampai setelah menikah bukannya bahagia malah kelilit hutang. Ada banyak contoh kasus yang menikah, resepsi digelar mewah, ternyata setelah menikah harus menangguh biaya nikah karena hasil hutang.
Yang lebih parah, tak ada pembicaraan sebelumnya untuk tinggal dimana. Apakah serumah dengan orang tua, mertua, ngontrak, ngambil KPR atau bagaimana. Sehingga akhirnya malah numpang sama ortu atau mertua dan membuat kehidupan rumah tangga jadi tidak nyaman.
Walau biaya nikah dan nafkah merupakan tanggung jawab laki-laki, tak ada salahnya jika sebelum menikah berdiskusi. Kenapa, karena setelah menikah apa yang menjadi masalahnya menajdi masalahmu juga. Misalnya dia pinjem uang lalu uang gajinya jadi berkuran karena dia harus bayar hutang tersebut setiap bulan.
Jadi, pertanyaan apa saja sih yang penting ditanyakan sebelum menikah?
Kamu punya tanggungan engga? Hutang atau menyekolahkan adik atau apa?
Biaya nikah bagaimana?
Setelah menikah mau tinggal di mana?
Bagaimana pembagian peran dalam rumah tangga? Misalnya istri tugasnya apa suami tugasnya apa?
Bagaimana dengan anak? Napakah mau tunda, a[akah langsung, siapa yang mengasuh? Bagaimana biayanya?
Siapa yang ajdi sumber penghasilan? Apakah suami atau dua-duanya bekerja?
Ah, ribet banget. Nikah mah, nikah aja, jangan ribet. Masalah nanti mah juga pasti ada solusinya. Pasti banyak yang berpikrian seperti ini. Tapi, hal-hal di atas jangan dianggap sepele. Karena banyak pasangan yang bertengkar dipicu karena masalah sederhana.
Pernikahan itu adalah sebuah komitmen jangka panjang dan sangat berat pertanggung jawabannya. Makanya, penting bagi kita untuk membicarakan permasalahan kecil ini agar ke depannya tidak ada masalah. Meski memang masalah pastilah akan selalu ada.
Coba bayangkan, misalnya ketika kamu nikah, kamu kira suami mu baik-baik saja finansialnya. Taunya gaji 10 juta, ternyata uangnya habis buat bayar cicilan orang tuanya atau ternyata dia punya cicilan banyak ini itu.
atau masalah lainnya seperti bebres rumah. Setelah menikah, berbagi pekerjaan rumah tangga itu baik. Agar istri tidak terlalu stress dengan kerjaan rumah yang tiada habisnya. Atau misalnya jika memang terlalu banyak bisa menyewa asisten rumah tangga sebagai solusi.
Demikian artikel mengenai pertanyaan penting yang harus ditanyakan sebelum menikah. Semoga bermanfaat.