Beberapa waktu yang lalu, kami berkunjung ke kebun buah anggur brazil yang ada di salah satu desa di Kecamatan Rajagaluh. Anggur brazil biasa dikenal juga sebagai buah Jabuticaba. Buahnya berwarna hitam dan manis. Kulitnya tebal jika dibanding dengan anggur pada umumnya. Yang menarik dari buah ini adala buah tumbuh di batang bukan dipucuk. Bunga-bunga tumbuh di batang mengawali awal musim berbuah, kemudian berubah menjadi berwarna hijau, merah , kemudian hitam. Jika sudah bewarna hitam itu tandanya buah siap dipanen.
Anggur brazil berbuah sepanjang tahun. 1 tahun bisa sampai 7 kali panen dan 1 pohon yang sudah besar bisa berbuah sampai 40 kg.
Harga buah anggur brazil di pasaran mahal. Biasanya harga bisa mencapai 250.000/kg. Bahkan menurut penturuan petani buah, pernah mencapai harga 400.000/kg.
Harga bibit anggur brazil variatif. Mulai dari 30.000-jutaan rupiah. Untuk yang siap berbuah harganya sekitar 400.000- jutaan per pohon. Dan untuk sampai berbuah dibutuhkan waktu sekitar 4-7 bulan untuk pohon anggur brazil seharga tersebut.
Perawatan pohon anggur brazil tidak terlalu sulit. Menurut petani anggur, mereka hanya perlu rajin memberikan pupuk setiap bulannya dan tidak memerluka prawatan lainnya.
Anggur brazil kaya akan magnesium, potasum, dan juga kalsium. Selain itu pada buah anggur brazil juga mengandung vitamin B3, vitamin C, dan fosfor.