Apa sih High functioning Depression atau yang lebih dikenal dengan smilling depression? Sebenarnya seseorang yang sedang mengalami depresi tidak harus terlihat sedih, terlihat lesu atau terlihat putus aaa. Seorang yang mengalami depresi bisa saja masih haha hihi sama teman, menjalani pekerjaan, bahkan bertingkah seolah dunianya baik-baik saja. Dan nyaris bahkan tak terdeteksi seperti seseorang yang sedang depresi. Dan inilah yang disebut dengan smilling depression.
Yang terlihat dari seseorang yang sedang mengalami smiling depression bisa jadi sebagai berikut
- Tetap bersosialisasi walaupun seperti terlihat sebagai formalitas
- Mengatasi situasi tekanan dengan baik
- Memiliki kepedulian untuk membantu orang lain
- Selalu nampak bahagia
- Sering membuat lelucon dan membuat orang lain tertawa
- Memiliki etos kerja yang kuat
padahal dalam hatinya atau actualnya dia sedang mengalami sebagai berikut :
- Kehilangan minat pada hal-hal yang dulunya disukai
- Kesulitan meminta bantuan
- Rendahnya percaya diri
- Putus asa
- Merasa menjadi beban bagi orang lain
- Mudah tersinggung
- Kesepian
- Mudah marah
Jangan menganggap remeh masalah psikologis ini karena penderitanya mampu melakukan bunuh diri. Berbeda dengan orang yang mengalami depresi pada umumnya. Mereka tak memiliki tenaga untuk merelaisasikan apa yang ada dalam pikirannya untuk bunuh diri. Sedangkan orang yang mengalami high functioning depression mampu melakukan itu.
Makanya kenapa ada orang yang menurut kita kelihatannya kok baik-baik saja tapi tiba-tiba terdengar berita kalau dia mati bunuh diri. Banyak berita dan contoh kasus bunuh diri seperti ini.
Jika kamu sedang merasa mengalami gejala di atas, baiknya untuk segera curhat atau cerita pada orang yang dipercaya. Atau kalau tidak, kamu bisa konsultasi dengan ahli.
Jangan hanya dipendam, kamu gak sendirian. Kamu juga bisa melakukan konsultasi secara online. Di beberapa penyedia konsultasi seperti di meaningful.me.
sumber : IG @meaningful.me