Ada banyak orang yang memendam keluh kesahnya sendiri. Bukan hanya karena tak ada tempat bercerita, tapi bisa jadi karena tak leluasa untuk menyampaikan keluh kesahnya. Bingung, takut, dan cemas akan akibat yang mungkin bisa terjadi setelah cerita. Apalagi kalau misalnya orang tersebut adalah introvert.
Aku engga ngerti banget sih bagaimana seorang introvert, tapi aku yang extrovert saja sering mengalami kebingungan untuk bercerita. Takut ada yang salah paham ketika aku cerita. Takutnya malah menimbulkan masalah baru dan atau engga didengar.
Aku juga sering mengalami rasa tidak puas setelah bercerita. Walau pada suami sendiri kadang masih tetap mengganjal. Akhirnya apa? Akhirnya aku lebih banyak menulis. Aku menulis di notes hp., di WPS, dan atau di email yang dikirimkan ke diri sendiri. dan itu relief banget buat orang kayak aku untuk menjeda dan meluruskan kekusutan otak. Masalahnya tetap ada, tapi seenggaknya aku bisa nafas dan mikir lagi untuk menyelesaikannya. Ketika aku butuh saran barulah aku nanya ke orang lain.
Biasanya aku nulis ketika down, ketika merasa kecewa, ketika sedih, ketika resah, dan ketika mood naik turun. Yang aku tulis adalah keresahan dan kegalauanku lalu mencoba melihat dari sisi yang lain dan menasihati diri. Mencoba menjadi penasehat yang baik dengan bahasa yang aku inginkan. Dan berusaha melihat dari berbagai sisi sehingga isinya seperti sedang berdialog dengan diri sendiri namun versi yang lain.
Aku juga sering nulis sebelum kerja. aku nulis buat ningkatin mood. biasanya yang kutulis adalah planning kerjaan, atau planning seharian ini mau apa aja. Dan itu kayak semacam spirit buat aku untuk menjalani waktu seharian tanpa keluar dari target yang sudah ditetapkan.
Aku juga nulis fiksi untuk memuaskan daya imajinasi Haha.. Tapi bukan tentang hal joroknya. Tentang kisah percintaan dan kehidupan konglomerat. Pusing soalnya kalo miskin miskin. Mending yang kaya sukses begitu ceritanya heheh.. Namanya Juga menghayal.
jadi, nulis itu bukan cuma nulis aja. Ada banyak fungsinya. Salah satunya buat mental health biar tetep waras. Kalo teman-temen kesulitan cerita, yuk nulis aja. Salam waras luar biasa.