Kejadian tanggal 30 Januari 2024

Pagi-pagi bukannya bebenah sebelum berangjat kerja aku malah leha-leha sambil baca komik. Lupa waktu bener-bener sampe cuma bisa nyediain teh doang buat suami. Itu pun ternyata aku lupa nyalain dispenser jadi teh nya diseduh pake air dingin (ya Allah maafkan aku pak suami).

Bersyukur karena pak suami ga ngeluh karena kelakuan random istrinya yang kadang rajin seringnya males ini.

Keasyikan baca komik aku liat jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh lebih. Akhirnya aku gesrat gesrut buru-buru siap-siap buat berangkat kerja.

Anakku pun bangun dan langsung nyari mainan excavatornya (loh?). Sedang pak suami mengeluarkan motor untuk berangkat. Aku pun berangkat, tak lupa menitipkan anak di rumah ibu.

motor kembali melaju dan melaju sampai akhirnya aku sadar kalau aku berangkat kerja masih pake sendal.

dalam hati aku bingung. Hal ini bukan hal yang untuk diakali. Jadi mau tidak mau aku harus kembali lagi dan mengganti sendal dengan sepatu.

Aku pacu motorku kembali ke rumah sambil dalam hati berpikir kalau aku kesiangan alasannya apa ya? Aku harus segera WA atasan dan berkilah. Mungkin mencret bisa jadi alasan yang bagus, batinku. Aku cek jam masih kurang 10 menit. Bagaimana ini? Batinku lagi.

Akhirnya setelah mrngganti sendal ke sepatu aku langsung memacu gas tanpa amoun. Secepat cepatnya yang aku bisa. Beruntung jam menunjukjan pukul 6.55. Masih ada waktu 5 menit untuk lari dari gerbang ke tempat absen. Lokasi gedung tempat absen ini lumayan jauh dari gerbang utama.

aku berlari secepat yang aku bisa dan akhirnya aku bisa absen di 6.58.

Alhamdulillah, masih selamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *