Kalau mau resign jangan langsung resign gitu aja ya, baiknya harus ada persiapan sebelum akhirnya memutuskan untuk resign. terlebih kalau kamu adalah orang tua.

Resign setelah berumah tangga itu harus banyak pertimbangan, Terlebih kalau punya anak.

Meski hati ingin resign untuk bisa bersama anak, tapi kalau realitas menampar kita untuk tetap bekerja, ya mau bagaimana?! Tapi bukan berarti kesempatan resign itu tidak ada sama sekali. Kita hanya perlu mencari pekerjaan yang lebih relevan dengan kita saat ini. Dengan waktu yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Itulah kenapa selain dana, upgrade skill juga diperlukan.

Tapi, tentu saja, sebelum akhirnya memutuskan untuk resign, pertimbangkanlah hal-hal berikut ini terlebih dahulu :

  1. Dana darurat
  2. Perkerjaan yang akan dilakukan nanti ketika di rumah
  3. Management keuangan
  4. Management waktu

Banyak orang yang berhasil bekerja di rumah. Menjadi affiliator, Freelance, content creator, social media admin, ada juga yang jadi host live.

Membangun kepercayaan diri untuk bisa melakukan apa yang orang lain lakukan tidak bisa dilakukan begitu saja. Harus dibangun bertahap. Sampai akhirnya yakin dan mantap untuk bisa survive. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan upgrade skill.

jangan sayang uang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, upgrade skill sesuai tujuan. Misalnya mau jadi affiliator, bagaimana caranya? Praktik? Tentu saja. Namun dengan belajar ada beberapa trik cepat yang kita tak tahu dan harus berputar putar mencarinya. Namun dengan ikut kursus kita bisa mendapatkannya dengan lebih cepat. Ibarat anak tangga, belajar dan ikut kursus adalah anak tangga yang membuat kita bisa selangkah lebih maju daripada melakukannya otodidak.

Lalu, kapan kita harus memulai menyiapkan dana dan upgrade skill? Tentu saja setelah kita memiliki anak. Bahkan jika bisa, lakukan dari sebelum memiliki anak. Mempersiapkan dana darurat harus dimulai sesegera mungkin. Dengan begitu dana yang dikumpulkan bisa lebih banyak. Idealnya sebelum resign, kita memiliki dana darurat sebanyak 10x lipat dari dana pengeluaran bulanan.

Fungsinya adalah untuk menjadi dana darurat saat kita belum mendapatkan pendapatan yang stabil. Tentu saja batas waktunya hanya 10 bulan saja, dan di saat itu kita harus sudah settle sebelum dana darurat kita habis. Makanya upgrade skill bahkan ketika sedang bekerja itu diperlukan. Kita harus mulai mencoba. Meski trial and error setidaknya kita masih memiliki pekerjaan utama.

Jika kamu seorang istri, dan kamu bukan pencari nafkah utama, kamu bisa kok resign dan fokus upgrade skill. Tentu saja, tetap harus memiliki dana darurat dulu ya mom! Karena upgrade skill butuh konsentrasi dan fokus juga.

Jadi, kalau kamu sekarang masih kerja dan ingin resign, ayok persiapkan dulu dana daruratnya. Pikirkan juga apa yang mau kamu lakukan setelah resign. Lalu upgrade skill, ikuti kursus yang sesuai dengan passion kamu. Pertimbangkan management waktu dan management keuangan. Mulai asah kemampuan management kita untuk persiapan saat nanti sudah resign. Semangat ya mom! Kamu hebat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *